Pemprov Jabar Berikan Panduan Sholat Jumat Saat Wabah Virus Corona

Panduan Sholat Jumat Saat Wabah Virus Corona: Khotbah Singkat, Sanitizer, Bawa Sajadah Sendiri.


Panduan Sholat Jumat Saat Wabah Virus Corona: Khotbah Singkat, Sanitizer, Bawa Sajadah Sendiri

Sekretariat Daerah Provinsi Jabar telah mengeluarkan panduan protokol Sholat Jumat, terutama pada pelaksanaan sholat Jumat, Jumat (20/3/2020).

"Intinya, bahwa sebaiknya situasi Jumatan yang sifatnya homogen, artinya yang kita tahu persis orang-orangnya, itu bisa dilakukan tetap dengan protokol COVID-19," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Setiawan Wangsaatmaja, di Bandung, Kamis (19/3).

Kedua, menurut Setiawan, apabila sudah ada yang terinfeksi di sana, sebaiknya tidak dilakukan di ruangan tersebut. Lalu penyelenggaraannya, dibatasi jarak sesuai protokol COVID-19.

"Ceramah tidak terlalu panjang, harus disiapkan hand sanitizer, dianjurkan bawa sajadah sendiri. Yang pasti protokol COVID-19 harus selalu dipatuhi," katanya.

Setiawan pun memastikan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jabar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar termasuk MUI untuk memberikan protokol kesehatan terhadap pertemuan-pertemuan yang akan dilaksanakan. 

"Bahkan yang berisiko sudah banyak yang dibatalkan," katanya.

Hingga Kamis, 19 Maret 2020 sore WIB, terdapat 26 orang yang dinyatakan positif COVID-19 di Jabar. Dari data 26 tersebut, tiga orang di antaranya sudah sembuh dari virus SARS-CoV-2, sementara dua di antaranya meninggal akibat virus asal Wuhan, China itu.

PDP (Pasien Dalam Pengawasan) totalnya 132, yang selesai 49 orang, yang masih dalam pengawasan totalnya 83 orang. Untuk ODP (Orang Dalam Pemantauan), kata dia, totalnya 1.412 orang. Dari jumlah tersebut yang sudah selesai ada 594 orang dan masih dalam pemantauan 816 orang. (ROL)

Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq

Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq Griya Cempaka Arum Kota Bandung